Kamar rahasia
Pada kamar-kamar hati terdapat khusus ruang untuk
merindui namamu, ada lorong-lorong dan jalan tikus untuk sampai kesana. Itu
kamar sangat rahasia bahkan tetangga di kamarnya pun tidak mengetahui bahwa
kamar itu berpenghuni. Bagaimana mungkin mereka bisa tau sedang dirimu tak
pernah mau keluar, seolah tidur untuk selamanya disana. Kamar itu tlah berhasil
terisi oleh rupa bayangmu. Seolah semua gambar didinding tiada celah tanpa
wajahmu. Dikamar itu, kutemukan muara lelahku yang kau rapikan agar aku bersemangat
kembali. Dikamar itu kau bisa menjadi komika,
agar bila aku bosan kau menghiburku dengan itu sampai gelagak tercipta.
Ruang itu sunngguh sangat rahasia, tapi tak tau mengapa seperti terhipnotis,
aku selalu tau arah kesana tanpa takut dan khawatir akan tersesat. setiap hari,
diwaktu senggangku ruang itu selalu mengajakku kembali untuk bermain dan
menghidupkan rekaman-rekaman masa lalunya. Setelah disana ia mengajakku
tertawa, mengajakku menangis dan kadang ia membuatku jengkel. Kali ini
kejengkelanku sungguh merajai diriku sehingga aku memutuskan untuk pamit. Rasanya jahat sekali membiarkannya bermain
sendiri, tapi kali ini aku harus tega. Biarlah kamar ini terisi olehmu, akan ku
tinggalkan lembaran-lembaran kosong dan pena tinta untuk kau curahkan daftar
keinginanmu disana, yaaa cukup kau tulis tanpa harus kau utarakan. Aku pergi
untuk ketentraman mu di usia senja, biar kini saat fajar kau terluka, kau masih
kuat untuk menyeka air mata, masih kuat untuk menopang gundah gulana untuk
bangkit setelah sujud.
Kamar ini
Kamar rindu
Rindu untukmu
Rindu yang meringis
Rindu yang tak boleh berakhir tragis
Komentar
Posting Komentar