Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Bertuankah cintaku

Tatap matamu dalam remang hayalku Mengurai sepi nan sunyi di paling kalbu Renyah tawa yang enggan tuk enyah Masih terngiang dan ku balas senyum ramah Mula-mula rona tiba-tiba jingga Oh kepada sang pujangga Bait-bait tergores dari serumpun aksara Sajak-sajak tercipta merangkai rima Aku dihadapan kelip gemintang Terpejam dan bergumam Bersamamu aku tenteram Meski harus kutapaki rindu yang berbukit Bahkan curam cemburu begitu melangit Namun sungguh tak kurasa terusik Karena jatuh hati kepadamu Merangkai asa yang mengajak berdansa Biar kusemai dan ku siram benih didada Hingga kita bersua di tepatnya masa Tahukah puan Dalam cinta tiada yang lebih di tunggu selain temu Tiada yang lebih dinanti daripada   me-rupa-kan cinta kasih Tak perduli di temaram malam Harus ku anyam rindu yang berdendang Atau kupilih diam, memejam dan bertuankah cintaku ?