Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2020

Konsekuensi

Selepas keputusan terucap, tiada hari yang lebih menyedihkan dari hari itu. Bayangan-bayangan, bahkan ranting-ranting menunjuk tajam seraya berujar "kaulah yang salah" Dan setelah semuanya seolah baik-baik saja, tanpa ragu langkah kaki harus tetap di teruskan Kita mungkin sama dalam rupa menadah tangan Tapi sebuah nama tiada yang tau siapa yang kita sebutkan Sakit, sesak adalah konsekuensi Dan setelah semuanya semakin nyata bahwa tiada sedikit pengharapan atas diri pernah di puja Senyum getir tak terelakkan  

Cemburu ?

  Kau mengajariku cara cemburu Aku mempelajari nya dengan sangat ingin tahu Kamu berhasil melakukannya  Lalu aku Berusaha bangkit dari sakit Ada yang bilang seperti ini "Love is never without jealousy" Ketika aku mengupayakan bangkit dari derita cemburu Artinya aku sedang mengusahakan untuk tidak lagi mencintaimu Itulah yang kau inginkan ? Baiklah, tidak mengapa.

marah kah itu ?

                    Pernah merasa sangat marah ? hingga tidak bisa berkata apa-apa, hingga tidak bisa melakukan apapun dan tak berniat melakukan apapun, bahkan saking marahnya yang biasanya tiap marah kalau tidak tersampaikan nangiiiis aja bisanya, lalu kini saking marahnya sampai bingung harus apa. mau nangis ya ngapain, mau memaki yaa untuk apa, toh sudah sedeasa itu masa tidak sadar kesalahan diri sih ? fikirmu               aku sangat mengkhawatirkan mental orang-orang yang seperti, ntah kenapa bisa ada orang-orang yang sedemikian rupa.