mengenai doa yang diam-diam kutitip kepada angin semoga terhantar denga cara mulia meski langit harus terdesak tiada sakit yang menyakitkanku sebab cinta meniadakan "aku" segalanya adalah kebahagiaanmu untuk rasa yan tidak supan ini, halalkan lah puan sebab jatuh cinta adlah apa yang diluar "ingin" ku selamat berbahagia atas bahagiamu Aku terpuruk dibawah syahdu suaramu Dibawah pesonamu, aku mematung Tepat didepan kedua matamu, aku tertusuk oleh gebu rindu Aku terjatuh menggapai tatapmu Bahkan ekor matamu tak mampu kusentuh Yang kini hanya aku yang mengekori tungkai jejakmu Jejak yang kini dua pasang di pelaminan Tetes yang semula rinai kini mengguyur dan lebur Di hadapan segelas aqua, asa ku luruh Ada tusukan yang sampai kepada palung tabahku Kusesap asa yang menyiksa Kini aku bernaung dibawah takdir Aku kalah karena masih menangis Tapi percayalah sejatinya kupulangkan asa Kepada sang maha cinta Dalam terjat...