Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

korban egosentris

  Kopi hanyalah korban yang dijadikan kambing hitam diantara dua hati yang ingin bercengkerama Senja dijadikan korban demi pujian-pujian yang kau puisikan untuk si buah hati Apa susahnya kau puji langsung orangnya Dan puisi kau tunjuk-tunjuk sebagai cermin dari segala kerinduan yang tak pernah berani kau sampaikan langsung kepada orangnya Sederhana saja Sembari menunggu senja di lahap ujung bumi,  Mari nikmati kopi ini dengan obrolan santai Kita mengakhiri tanpa pernah benar-benar sepakat memulai Kita menyudahi obrolan tanpa pernah benar-benar menyapa dengan santai Kita memutuskan menjadi buntu meski sebelumnya hari-hari dihujani temu Kita benar-benar telah selesai meski tak pernah keluar kata usai Kali ini aku memutuskan untuk meninggikan rela Aku tak akan memaksa untuk bertahan sebab aku pun memilih beranjak aku tak bermaksud menahan sebab akupun merasa hadirku kau sapa enggan Tak mengapa yaaa Dariku Sehat-sehat disana Tuhan yang maha baik akan senantiasa menjaga hambanya ya...