Komputer
mengenal sistem bilangan terbatas pada dua macam angka yaitu nol dan satu. Pada
orientasi mesin dikenal bit dan byte sedangkankan dalam orientasi manusia
dikenal balam sistem desimal, kata atau kalimat, dan simbol serta gambar.
ASCII
(American Standard code for Information Interchange)
Awalnya dengan
standar 7 bit untuk menyatakan sebuah kode, dengan karakter hurup A – Z, digit
0 – 9 dan simbol – simbol.
Pada perkembangannya menggunakan standar 8 bit dengan tambahan simbol Yunani dan karakter grafis.
EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code)
Standar yang dibuat oleh IBM pada tahun 1950-an dengan menggunakan 8 bit untuk setiap kode.
Standar ini diterapkan pada berbagai komputer mainframe.
Unicode
Standar yang lebih baru dengan 16 bit. Mempunyai 65.536 karakter dan berbagai simbol dalam berbagai bahasa.
Pada perkembangannya menggunakan standar 8 bit dengan tambahan simbol Yunani dan karakter grafis.
EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code)
Standar yang dibuat oleh IBM pada tahun 1950-an dengan menggunakan 8 bit untuk setiap kode.
Standar ini diterapkan pada berbagai komputer mainframe.
Unicode
Standar yang lebih baru dengan 16 bit. Mempunyai 65.536 karakter dan berbagai simbol dalam berbagai bahasa.
Motherboard
q Motherboard adalah papan sirkuit berupa pcb yang
memiliki berbagai komponen elektronik yang saling terhubung
q Cara kerja motherboard adalah mengatur hal teknis
seputar BIOS (Basic Input Output System), Chipset (pengatur koneksi
input-output), RAM (memori penyimpanan data sementara), VGA card (memori
penyimpan data grafis), prosesor & Additional card (PCI, ISA)
Perakitan komputer
q Motherboard
q processor
q heatsink
q memory
q hard drive
q Optical Drive
q VGA
q Power Supply
Prinsip kerja komputer
q Input Device
•
Adalah
perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau
perintah ke dalam komputer
q Output Device
•
Adalah
perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai
hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), softcopy
(ke monitor), ataupun berupa suara
q I/O ports
•
Bagian
ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem
q CPU (central processing unit)
•
CPU
merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi operasional,
yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU
(Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer
q Memori
•
Memori
terbagi menjadi dua bagian yaitu memori internal dan memori eksternal.
•
Memori
internal berupa RAM (Random Access Memory) yang berfungsi untuk menyimpan
program yang kita olah untuk sementara waktu, dan ROM (Read Only Memory) yaitu
memori yang haya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat
komputer pertama kali dinyalakan.
q Data Bus
•
Adalah
jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam sistem komputer.
•
Karena
pada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit data,
maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer pada suatu
saat.
•
Lebar
data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan.
•
Sifatnya
bidirectional, artinya CPU dapat membaca dan menirma data melalui data bus ini
q Address Bus
•
Digunakan
untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transfer data.
•
Pada
jalur ini, CPU akan mengirimkan alamat memori yang akan ditulis atau dibaca
q Control Bus
•
Control
Bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke Data Bus dan Address
Bus
q CPU merupakan tempat pemroses instruksi-instruksi
program
q Pemroses ini berupa chip yang terdiri dari ribuan
hingga jutaan IC
q Dalam dunia dagang, pemroses ini diberi nama sesuai
dengan keinginan pembuatnya dan umumnya ditambah dengan nomor seri, misalnya
dikenal pemroses Intel 80486 DX2-400
q Masing-masing produk ini mempunyai kelebihan dan
kekurangan masing-masing.
q CPU terdiri dari dua bagian utama yaitu unit kendali
(control unit) dan unit aritmatika dan logika (ALU).
q Disamping itu, CPU mempunyai beberapa alat penyimpan
yang berukuran kecil yang disebut dengan register
q Control Unit
tugas dari
unit kendali ini adalah:
•
Mengatur
dan mengendalikan alat-alat input dan output.
•
Mengambil
instruksi-instruksi dari memori utama.
•
Mengambil
data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses.
•
Mengirim
instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta
mengawasi kerja dari ALU.
•
Menyimpan
hasil proses ke memori utama
•
ALU (Arithmatic and Logic Unit)
•
Tugas
utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang
terjadi sesuai dengan instruksi program.
•
ALU
melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit elektronik
yang digunakan disebut adder.
•
Tugas
lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai
dengan instruksi program.
•
Operasi
logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika
tertentu
REGISTER
•
Register
merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi,
yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses
sementara data dan instruksi lainnya yang menunggu giliran untuk diproses masih
disimpan di dalam memori utama.
•
Secara
analogi, register ini dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita
melakukan pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan
sebagai CPU, yang berisi ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur seluruh
kegiatan tubuh dan mempunyai tempat untuk melakukan perhitungan dan
perbandingan logika
•
Program
yang berisi kumpulan dari instruksi-instruksi dan data diletakkan di memori
utama yang diibaratkan sebagai sebuah meja.
•
Kita
mengerjakan program tersebut dengan memproses satu per satu instruksi-instruksi
yang ada didalamnya, dimulai dari instruksi yang pertama dan berurutan hingga
yang terakhir.
•
Instruksi
ini dibaca dan diingat (instruksi yang sedang diproses disimpan di register)
MEMORI
q CPU hanya dapat menyimpan data dan instruksi di
register yang berukuran kecil sehingga tidak dapat menyimpan semua informasi
yang dibutuhkan untuk keseluruhan proses program.
q Untuk mengatasi hal ini, maka CPU harus dilengkapi
dengan alat penyimpan yang berkapasitas lebih besar yaitu memori utama.
q Unit ini dapat dibayangkan sebagai sekumpulan
kotak-kotak yang masing-masing dapat menyimpan sepenggal informasi baik berupa
data maupun instruksi.
Tiap-tiap
lokasi dari kotak ditunjukkan oleh suatu alamat (address), yaitu berupa nomor
yang menunjukkan lokasi tertentu dari kotak memori
RAM
q Semua data dan program yang dimasukkan melalui alat
input akan disimpan terlebih dahulu di memori utama (Primary Storage),
khususnya RAM, yang dapat diakses secara acak (dapat diisi/ditulis, diambil,
atau dihapus isinya) oleh pemrogram dan sifatbya temporary.
q Struktur RAM terbagi menjadi empat bagian utama,
yaitu:
•
Input
storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input.
•
Program
storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan
diakses.
•
Working
storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.
•
Output
storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan
ditampilkan ke alat output
ROM
q ROM hanya dapat dibaca sehingga pemrogram tidak bisa
mengisi sesuatu ke dalam ROM.
q ROM sudah diisi oleh pabrik pembuatnya berupa sistem
operasi yang terdiri dari program-program pokok yang diperlukan oleh sistem
komputer, seperti misalnya program untuk mengatur penampilan karakter di layar,
pengisian tombol kunci papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan
bootstrap program.
q Program bootstrap diperlukan pada saat pertama kali
sistem komputer diaktifkan
q Proses mengaktifkan komputer pertama kali ini disebut
dengan booting, yang dapat berupa cold booting atau warm booting.
q Cold booting merupakan proses mengaktifkan sistem
komputer pertama kali untuk mengambil program bootstrap dari keadaan listrik
komputer mati menjadi hidup.
q Warm booting merupakan proses pengulangan pengambilan
program bootstrap pada saat komputer masih hidup dengan cara menekan tiga
tombol tombol pada papan ketik sekaligus, yaitu Ctrl, Alt, dan Del. Proses ini
biasanya dilakukan bila sistem komputer macet, daripada harus mematikan aliran
listrik komputer dan menghidupkannya kembali.
q Instruksi-instruksi yang tersimpan di ROM disebut
dengan microinstruction atau firmware karena hardware dan software dijadikan
satu oleh pabrik pembuatnya.
q Isi dari ROM ini tidak boleh hilang atau rusak karena
bila terjadi demikian, maka sistem komputer tidak akan bisa berfungsi. Oleh
karena itu, untuk mencegahnya maka pabrik pembuatnya merancang ROM sedemikian
rupa sehingga hanya bisa dibaca, tidak dapat diubah-ubah isinya oleh orang
lain.
q ROM bersifat non volatile supaya isinya tidak hilang
bila listrik komputer dimatikan.
Komentar
Posting Komentar