Mocrosoft power point
a. Fungsi power point
Microsoft power point biasa digunkan untuk pembuatan
sebuah materi presentasi.Beberapa tahap an yang bisa di lakukan pada ms. Power
point adalah membuat presentasi, membuat dan mengedit teks, menggunakan
outline, membuat catatan, menyimpan file presentasi, mengatur design
presentasi, mengatur format teks, menggunakan kotak dialog font, menggunakan
bullet dan numbering, menggunakan warna, mengubah background, mengubah warna
background, menggunakan master presentasi, bekerja dengan tabel, gambar , video
dan sound.
a.
Membuat gambar
Anda juga bisa menambahkan photo album pada Microsoft Power Point 2007 menggunakan langkah sebagai berikut:
Anda juga bisa menambahkan photo album pada Microsoft Power Point 2007 menggunakan langkah sebagai berikut:
- Pilih Ribbon Insert.
- Pada group Illustration pilih Photo
Album> menu New photo album.
- Tentukan direktori file image
yang akan dijadikan album dengan klikFile/Disk.
- Klik Insert untuk mengakhiri.
(Ulangi langkah no.4 dan 5 untuk menambahkan file image atau foto lain)
- Pilih Fit to Slide untuk
menyamakan ukuran foto dengan ukuran slide.
- Setelah selesai klik Create.
- Klik Slide pertama, lalu
tambahkan teks.
b.
Menggunakan Video dan Sound
Objek gambar dan suara
juga bisa dijadikan objek pendukung presentasi yang disajikan. Objek video
berupa objek dengan animasi gerak.
c.
Menambahkan file video
Caranya: pilih Ribbon Insert. Pada group Illustration pilih Movie dilih disalah
satu sumber file movie
·
Movie from file: digunakan
untuk memilih file video dari direktori lain.
·
Movie from Clip Organizer: digunakan untuk memilih file video dari Clip Organizer pada task panes
Clip Art. Objek movie yang diklik akan tampil pada bidang kanvas.
d.
Menambahkan Sound
Untuk menambahkan
sound ikuti langkah berikut:
1. Pilih Ribbon Insert.
2. Pada group
Illustration pilih Sound.
3. Pilih salah satu
sumber file sound:
·
Sound from file: untuk memilih file sound dari direktori lain.
·
Sound from Clip Organizer: untuk memilih file sound dari Clip Organizer.
·
Play CD Auto Track: untuk memilih file sound dari CD.
·
Record Sound: untuk memilih file sound yang merupakan hasil rekaman.
Slide yang ditambah
sound akan ditandai speaker. Anda bisa memindahkan simbol speaker tersebut pada
posisi yang di inginkan.
e.
Menggunakan Efek Dalam Presentasi
Menyajikan presentasi
semenarik mungkin menjadi tujuan utama seorang presenter agar audens tidak merasa
bosan, tetapi merasa nyaman. Salah satu sajian menarik dalam presentasi adalah
penambahan efek.
1. Menambah dan
menggunakan animasi pada presentasi dilakukan dengan cara berikut:
a. Aktifkan atu tampilkan slide yang akan ditambah animasi.
b. Pilih Ribbon Animation, pilih Animate pada group Animation.
a. Aktifkan atu tampilkan slide yang akan ditambah animasi.
b. Pilih Ribbon Animation, pilih Animate pada group Animation.
Setelah memilih bentuk
animate maka animasi akan ditampilkan pada lembar kerja. Untuk mengulang
tampilan animasi klik Preview tool.
2. Mengatur Setting
Animasi: pengaturan setting animasi diperlukan untuk menampilkan sajian
presentasi secara maksimal. Untuk mengatur setting animasi, lakukan tahapan
sebagai berikut:
a.Pilih Ribbon Animation.
b.Pada group Animation pilih Custom animation untuk menampilkan task panes Custom animation di sisi kanan lembar kerja. Pada task panes Custom animation terdapat menu sebagai berikut:
a.Pilih Ribbon Animation.
b.Pada group Animation pilih Custom animation untuk menampilkan task panes Custom animation di sisi kanan lembar kerja. Pada task panes Custom animation terdapat menu sebagai berikut:
·
Change/Add Effect: untuk mengubah atau menambahkan animasi pada objek slide yang
diseleksi.
·
Remove: untuk menghapus animasi dengan mengklik nomor animasi pada presentasi
lalu klik Remove.
·
Start: untuk
menampilkan objek menjadi slide presentasi, klik mouse. Ada 3 pilihan untuk
menampilkan objek yaitu On Click(untuk menampilkan objek dengan
mengklik mouse), With Previous(untuk menampilkan objek yang menjadi
presentasi secara bersamaan) dan After Previous (untuk
menampilkan objek yang menjadi bagian presentasi satu persatu)
·
Direction: untuk menampilkan objek dari arah tertentu.
·
Speed: untuk mengatur kecepatan animasi setiap objek.
f.
. Menggunakan efek transisi
Efek transisi adalah sefek pergantian
slide menggunakan group Transition to this slide. Efek
transisi meliputi suara dan animasi. Untuk menembahkan efek transisi, caranya
sebagai berikut:
a. Pilih Ribbon Animation.
b. Tampilkan semua pilihan efek transisi dengan mengklik tanda panah pada group Transition to This Slide. c. Pilih bentuk transisi untuk ditampilkan pada lembar kerja.
a. Pilih Ribbon Animation.
b. Tampilkan semua pilihan efek transisi dengan mengklik tanda panah pada group Transition to This Slide. c. Pilih bentuk transisi untuk ditampilkan pada lembar kerja.
d. Gunakan efek transisi suara
dibagian Transition Sound.
e. Atur kecepatan transisi pada Transition
Speed.
f. Klik Apply to All untuk
menerapkan efek transisi pada semua slide presentasi.
g. Hilangkan tanda centang pada On Mouse Click jika anda ingin menampilkan efek transisi tanpa harus melakukan klik.
h. Atur waktu tampil setiap slide pada bagian Automatically after.
g. Hilangkan tanda centang pada On Mouse Click jika anda ingin menampilkan efek transisi tanpa harus melakukan klik.
h. Atur waktu tampil setiap slide pada bagian Automatically after.
4. Membuat HyperlinkHyperlink digunakan untuk menghubungkan
antara slide satu dengan slide yang lain. Dapat juga dengan menghubungkan file
presentasi satu dengan file presentasi yang lain. Cara menggunakannya sebagai
berikut:
a. Seleksi bagian slide yang akan ditambah hyperlink
b. Pilih Ribbon Insert pada group Links pilih Hyperlink.
c. Jika ingin membuat Hyperlink ke file presentasi lain, pilih direktori dan nama file yang akan dijadikan tujuan pada Look In, lalu klik OK.
Jika ingin membuat hyperlink ke slide lain yang masih ada dalam satu file presentasi yang sama, klik tombol Bookmark. Setelah itu, pilih nama slide yang akan dijadikan link tujuan anda.
a. Seleksi bagian slide yang akan ditambah hyperlink
b. Pilih Ribbon Insert pada group Links pilih Hyperlink.
c. Jika ingin membuat Hyperlink ke file presentasi lain, pilih direktori dan nama file yang akan dijadikan tujuan pada Look In, lalu klik OK.
Jika ingin membuat hyperlink ke slide lain yang masih ada dalam satu file presentasi yang sama, klik tombol Bookmark. Setelah itu, pilih nama slide yang akan dijadikan link tujuan anda.
g. Menggunakan perintah action.
Hampir sama dengan fungsi dan penggunaan hyperlink, action juga bisa
digunakan untuk membuat hubungan antara slide satu dengan slide yang lain,
serta hubungan antara file presentasi satu dengan file presentasi lain. Namun
begitu, action di sini bisa digunakan untuk menghubungkan file presentasi anda
dengan file dari program aplikasi lain. Biasanya action pada PowerPoint berupa
objek tombol. Dengan begitu anda harus membuat tombol terlebih dahulu, baru
kemudian dapat membuat sebuah action. Cara membuat tombol sebagai berikut.
a. Pilih Ribbon Insert, pada group Illustration> Shape.
b. Pilih salah satu bentuk tombol pada kategori Action Button.
c. Buat tombol pada lembar kerja.
d. Pilih action yang diinginkan. Hyperlink to (untuk membuat action berupa hyperlink ke slide lain atau file presentasi lain). Run Program (untuk mengaktifkan file dari program aplikasi lain) misal, Microsoft Excel 2007 atau Microsoft Word 2007.
a. Pilih Ribbon Insert, pada group Illustration> Shape.
b. Pilih salah satu bentuk tombol pada kategori Action Button.
c. Buat tombol pada lembar kerja.
d. Pilih action yang diinginkan. Hyperlink to (untuk membuat action berupa hyperlink ke slide lain atau file presentasi lain). Run Program (untuk mengaktifkan file dari program aplikasi lain) misal, Microsoft Excel 2007 atau Microsoft Word 2007.
Membuat Dan Menjalankan Slide Show
Penambahan Slide Show semakin menangguhkan PowerPoint sebagai salah satu program terbaik untuk presentasi. Untuk menambahkan Slide Show, anda bisa memanfaatkan RibbonSlide Show.
a. Mempersiapkan Slide Show
Tahap pertama pembuatan Slide Show adalah mempersiapkan slide yang akan disajikan dengan memilih From Beginning atau Current Slide Show pada group Start Slide Show. Jika ingin menyajikan slide secara berurutan, anda bisa menggunakan langkah sebagai berikut:
1. Pilih Ribbon Slide Show.
2. Pada group Start Slide Show> Custom Slide Show> Custom Show, lalu klik New.
3. Akan muncuil kotak dialog Define Custom Show. Kemudian ketikkan nama yang anda inginkan pada “Slide Show Name”
4. Pada bagian Slides in presentation, pilih slide yang akan disajikan pertama kali.
5. Klik tobol Add.
6. Pilihan yang diklik akan berpindah ke kotak dialog Slide in custom show.
7. Setelah selesai mengurutkan klik OK.
8. Klok close untuk kembali ke lembar kerja presentasi. Atau klik show untuk menampilkan pengaturan slide show.
Untuk menampilkan Custom show yang sudah dibuat, pilih Ribbon Slide Show, pilihCustom Slide Show, pilih nama custom show yang diinginkan.
Penambahan Slide Show semakin menangguhkan PowerPoint sebagai salah satu program terbaik untuk presentasi. Untuk menambahkan Slide Show, anda bisa memanfaatkan RibbonSlide Show.
a. Mempersiapkan Slide Show
Tahap pertama pembuatan Slide Show adalah mempersiapkan slide yang akan disajikan dengan memilih From Beginning atau Current Slide Show pada group Start Slide Show. Jika ingin menyajikan slide secara berurutan, anda bisa menggunakan langkah sebagai berikut:
1. Pilih Ribbon Slide Show.
2. Pada group Start Slide Show> Custom Slide Show> Custom Show, lalu klik New.
3. Akan muncuil kotak dialog Define Custom Show. Kemudian ketikkan nama yang anda inginkan pada “Slide Show Name”
4. Pada bagian Slides in presentation, pilih slide yang akan disajikan pertama kali.
5. Klik tobol Add.
6. Pilihan yang diklik akan berpindah ke kotak dialog Slide in custom show.
7. Setelah selesai mengurutkan klik OK.
8. Klok close untuk kembali ke lembar kerja presentasi. Atau klik show untuk menampilkan pengaturan slide show.
Untuk menampilkan Custom show yang sudah dibuat, pilih Ribbon Slide Show, pilihCustom Slide Show, pilih nama custom show yang diinginkan.
b. Merekam Narasi (Naration)
Sebelum narasi presentasi dibuat, pastikan PC sudah dilengkapi dengan perangkat Headset. Setelah semua perangkat dilengkapi, anda bisa membuat narasi dengan langkah sebagai berikut:
1. Pilih Ribbon Slide Show.
2. Pilih group Set Up> Record Naration.
3. Lakukan tes pada perangkat headset dengan mengklik tombol Set Microphone level. lakukan tes suara pada jendela Record Naration dan klik OK untuk mulai merekam suara.
4. Setelah selesai tekan Esc untuk mengakhiri.
5. Klik Save untuk menyimpan hasil rekaman.
6. Hasil rekaman yang dibuat akan langsung ditampilkan pada slide show.
Sebelum narasi presentasi dibuat, pastikan PC sudah dilengkapi dengan perangkat Headset. Setelah semua perangkat dilengkapi, anda bisa membuat narasi dengan langkah sebagai berikut:
1. Pilih Ribbon Slide Show.
2. Pilih group Set Up> Record Naration.
3. Lakukan tes pada perangkat headset dengan mengklik tombol Set Microphone level. lakukan tes suara pada jendela Record Naration dan klik OK untuk mulai merekam suara.
4. Setelah selesai tekan Esc untuk mengakhiri.
5. Klik Save untuk menyimpan hasil rekaman.
6. Hasil rekaman yang dibuat akan langsung ditampilkan pada slide show.
c. Menyembunyikan Slide
Jika slide tidak digunakan, anda bisa menyembunyikanya dengan memilih Ribbon Slide Show, kemudian aktifkan slide yang disembunyikan. Pada group Set Up pilih hide Slide. Dengan begitu, slide yang disembunyikan akan diberi tanda khusus.
Jika slide tidak digunakan, anda bisa menyembunyikanya dengan memilih Ribbon Slide Show, kemudian aktifkan slide yang disembunyikan. Pada group Set Up pilih hide Slide. Dengan begitu, slide yang disembunyikan akan diberi tanda khusus.
d. Menyimpan CD Presentasi
Untuk menyimpan presentasi pada CD langkahnnya sebagai berikut:
1. Klik Logo Office yang terletak dikiri paling atas layar anda lalu klik Publish.
2. Pilih Package for CD.
3. Ketikan nama CD pada kotak Name the CD.
4. Klik Add Files untuk memilih nama file presentasi yang akan dikopi ke dalam CD.
5. Tentukan direktori dan nama file presentasi yang diinginkan.
6. Klik Add.
7. Tahap selanjutnuya, klik Copy to CD dan lakukan burning file menggunakan program aplikasi CD Burning, misal Ahead Nero.
e. Mencetak Slide, Note Page dan Handout
Sebagai tahap akhir dalam penyajian presentasi akan dilakukan pencetakan handout. Cara mencetak Slide/Handout slide/Note page sebagai berikut:
1. Klik Logo Office yang terletak dikiri paling atas layar anda lalu klik menu Print.
2. Pilih Print dan lakukan pengaturan setting pencetakan sebagai berikut:
Untuk menyimpan presentasi pada CD langkahnnya sebagai berikut:
1. Klik Logo Office yang terletak dikiri paling atas layar anda lalu klik Publish.
2. Pilih Package for CD.
3. Ketikan nama CD pada kotak Name the CD.
4. Klik Add Files untuk memilih nama file presentasi yang akan dikopi ke dalam CD.
5. Tentukan direktori dan nama file presentasi yang diinginkan.
6. Klik Add.
7. Tahap selanjutnuya, klik Copy to CD dan lakukan burning file menggunakan program aplikasi CD Burning, misal Ahead Nero.
e. Mencetak Slide, Note Page dan Handout
Sebagai tahap akhir dalam penyajian presentasi akan dilakukan pencetakan handout. Cara mencetak Slide/Handout slide/Note page sebagai berikut:
1. Klik Logo Office yang terletak dikiri paling atas layar anda lalu klik menu Print.
2. Pilih Print dan lakukan pengaturan setting pencetakan sebagai berikut:
·
Name: digunakan untuk
memilih nama printer.
·
Print range: digunakan untuk memilih slide/handout yang akan dicetak.
·
Print What: digunakan untukmenentukan bentuk atau layout pencetakan. Pilih Slide (untuk
mencetak slide), pilih Note Pages(untuk mencetak notes), atau
pilih handout (untuk mencetak handout).
·
Klik Preview untuk
menampilkan hasil akhir handhout.
f. Membuat Presentasi
Dalam Bentuk Halaman WEB
Apabila anda menginginkan agar
presentasi bisa disajikan secara online dan bisa dinikmati
oleh siapapun di dunia maya, maka anda perlu menyimpan file presentasi dalam
bentuk halaman Web. Untuk lebih jelasnya sebagai berikut:
*Menyimpan file
presentasi ke dalam format halaman web:
1. Klik Save
As> pilih Other Format.
2. Tentukan direktori
penyimpanan file pada Save In.
3. Ketikkan nama file
pada baguian File Name.
4. Tentukan type
format Web Page pada bagian Save as type.
5. Klik Publish.
6. Pilih Complete
Presentation.
7. Klik Publish,
selesai.
*Menampilkan
presentasi dalam web browser.
Langkahnya sebagai
berikut:
1. Buka Internet
Explorer
2. Klik menu File>
Open> Browse.
3. Pilih direktori dan
nama file yang akan ditampilkan pada web browser.
4. Klik Open.
5. KlikPresentasi akan
ditampilkan pada web browser Internet Explorer.
Selesai…
Selamat mencoba.
Sumber
materiturbo.blogspot.co.id
Komentar
Posting Komentar