1.
Aisyah binti Abu Bakar atau kerap
dipanggil oleh rasulullah dengan panggilan aisy, atau bintu shadiq dan juga
humairah. Panggilan humairah ini menurtp para ulama berdasarkan warna bibir
aisyah yang kemerah-merahan. Aisyah jug amnmiliki julukan habibaturrasul
berdasarkan cnt arasulullah yang khas keppada aisyah, kmeudian al-mubarraah
dan ath-thayyibah yang dijuluki berkenaan dnegan tragedi al-ifk. Julukan
al-mubarrah adalah si tertuduh yang tidak terbukti sedangkan ath-thayyibah
merupakan kesaksian Allah swt. Atas kesuciannya. kesucian aisyah selanjutnya
dipertegas dalam surah an-nuur 24, :enamdua. Aisyah juga digelari ash-shiddiqah
berdasarkan kebiasaan para sahabat yang meminta keterangan kepada aisyah.
Aisyah
binti abu bakar merupakan sosok yang cerdas dan alim. Bagaimana tidak ia
mendapati kedua hal tersebut, sedang ia mendapat pendidikan langsung dari
ayahnya abu bakar dan rasulullah secara langsung. Aisyah merupakan salah satu
istri rasulullah yang hidup lama setelah kepergian rasulullah, sehingga banyak
hadits yang diriwayatkan olehnya. Pendidikan yang diajarkan oleh ayahnya salah
satunya adalah hidup sederhan ameski segalanya serba cukup.
Mengenai
kecerdasan aisyah, beberapa nama berikut
turut mengomentari perihal aisya, diantaranya adalah az-zuhri yang mengatkan
bahwa jika seluruh imu umat dikumpulkan, lalu dibandingkan dengan ilmu aisyah,
sungguh tidak ada yang mampu menandingi keluasan ilmunya. Kemudia atha’ bin
rabah juga mengatakan bahwa aisyah merupakan manusia yang paling cerdas dan
mmepunyai ide-ide yang cemerlang dikalangan manusia. Menurut penuturan umar bin
abdul barr menyatakan bahwa aisyah menguasai tida bidang ilmu yaitu ilmu fiqh,
kedokteran dan syair. Menurut masyruq aisyah bahkan kerap didatangi para
sahabat yang ingin belajar dan bertanya perihal suatu ilmu bnerdasarkan
kealiman aisyah.
Selain
memiliki wawasan luas, aisyah merupakan sosok yang murah hatinya ia senantiasa
berbagi kepada yang membutuhkan, ia senantiasa berbagi meskipun yang ia miliki
pun sedikit. Ibnu zubair berkata “ aku tidka pernah melihat dua orang perempuan
yang lebih baik daripada aisyah dan asma. Kebaikan masing-masing berbeda. Aisyah
suka mengumpulkan sesuatu dan apabila telah terkumpul akan segera dibagikan, sedangkan
Asma tidak pernah menyimpan sesuatu hingga hari esok.
sumber : perempuan madinah

Komentar
Posting Komentar