Langsung ke konten utama

Dialog Satu Arah



Hai, apa kabar ?
Sibuk apa sekarang?
Cukup lama ya tidak saling menyapa
            Tak ada canda yang ceria
            Tak ada cerita duka yang membuat panjang obrolan untuk saling menguatkan
            Tak ada lagi "bagaimana hari ini?"
Sederhana
              Namun penuh tunggu bahkan ia sangat berjasa karena selalu berhasil  memulai cerita
               Tak ada kisah yang ingin ku ulang
                Aku hanya sedang merapikan apa yang harus ku buang dan apa yang harus kku pertahankan
Tapi tak mengapa
 Mungkin dengan demikian menambah kedewasaan mental kita
Tapi aku ingin berkisah sedikit tentang diriku
Masih sama 
Masih sering keluar cari angin sendiri
Masih suka solo travelling
Masih suka teh es
Bukan suka  sih sebenarnya tapi karena sesuai sama isi kantong aja
Aku masih sama dengan kesehatan yang sama
Masih menggalau walaupun ga tau kadang galauin siapa
          ...........
Cerita kita usai tanpa pernah benar-benar kita sepakati untuk dimulai

Aku mulai terbiasa tanpa seseorang diajak bicara dalam sehari
Aku mulai terbiasa dalam melodi sendiri
Aku mulai membangun kepercayaan diri bahwa tak pernah benar-benar dijadikan permaisuri
Aku mulai menyadari laraku tak lagi tertusuk oleh angan yang ku buat sendiri

Terima kasih pernah hadir sebagai wujud paling berharga
Satu-satunya
Walaupun pada akhirnya aku hanya berada diantara
Tapi tenang saja 
Aku memakluminya

            Kita (tidak denganku) memang perlu opsi sebelum benar-benar menentukan pilihan bukan ?
            Tapi aku
            Aku memilih tidak menjadikan seseorang sebagai opsi
            Aku menjadikannya tujuan dari awal dan memilih menghapus

Tak aku biarkan ia berada diantara pilihan
malam ini aku mengira bahwa aku benar-benar telah terbasuh darimu
Nyatanya masih tetap rusuh

Oiya aku ingin cerita

Tadi sore langitku hujan, bagaimana dengan langitmu?

Basahkah tanah yang kau pijak ?

Awan ku sudah ringan, tapi aku terbebani oleh kenangan
Tanah ku sudah tak basah tapi kesan akan mu meraung melarut di kepala
Angin yang membawa dingin turut serta menerbangkan siluetmu

Kamu

Silahkan lanjutkan perjalanan pada tujuan yang menurutmu baik
Dan aku 
Jangan khawatir
Tapi
Apa iya kamu pernah mengkhawatirkan aku wkwk

            Lucu ya aku

Yaudah kamu aja

selamat melanjutkan derap
selamat melanjutkan impian
selamat melanglang seperti kesukaanmu 
 
Pasti seru bila suatu hari aku berkesempatan mendengarnya seperti biasa
kamu pasti hafal betul aku, sangat senang mendengar cerita perjalanan dan berharap bagian dari perjalanan itu

Namun beginilah takdir kita
kini kisah kita tlah tertanam nisan
tertabur kamboja
bergundukan kenangan
bernamakan usai 

 Tak terasa, malam semakin larut

Online yang panjang hingga tengah malam
Seperti dingin malam
Begitupun roomchat kita
Tanpa sapa sepi berselimut sunyi
jangan lagi terjaga, tidurlah
sebab menyadari punya ruang tapi tak memiliki keberanian memanfaatkan
adalah seni paling epik melukai diri sendiri
Tak ada dendam
Tak ada hutang harap
Aku pernah berharap bahwa kita hanya jeda
Tapi kini tidak lagi
Mari saling meneruskan pilihan masing-masing 
Tanpa sedikitpun merasa terhantui oleh hadir yang sudah
Terima kasih atas hadir yang pernah meski dengan hati yang setengah, kini ia telah sudah



Komentar

Postingan populer dari blog ini

BLOG

a.        Pengertian             blog merupakan jurnal yang disediakan pada oleh world wide web yang saling berhubungan dan dapat di akses melalui internet.             Weblog merupakan  teks dokumen, gambar, objek media dan data yang tersusun secara hierarkis dan menurut berurutan berdasarkan waktu  tertentu yang dapat dilihat melalui browser, karena blog merupakan perjalanan yang berkesinambungan dengan panduan logika yang berkelanjutan dan konsisten.             Blog merupakan publikasi secara periodik  dan tetap mengenai pemikiran masing-masing orang dan juga link web. b.       Tujuan dibuatnya blog 1.       Berbagi informasi 2.       Berniaga 3.       Meny...

Tunawicara

mungkinkah kita adalah dua orang berbeda dengan karakter yang sama ? antara pendiam atau memang masih kalah melawan ego masing-masing atau memang diantara kita sudah tidak ada ketertarikan untuk memperbaiki segalanya entahlah entahlah entahlah kita sungguh seperti dua orang yang cacat bicara lucu bukan dua orang yang pernah mengaku saling cinta, dengan mudah melupa lucu bukan yang dulunya selalu menjadi yang disematkan kini menjadi yang di sembunyikan aku jadi ragu apa cinta yang pernah kita hantarkan kepada hati masing-masing dulu benar adanya dapat dimaknai "mari saling memiliki dan saling menjaga" ataukah hanya "aku suka gaya rambutmu atau aku suka senyum manismu ?" mendadak aku menjadi ragu rencana-rencana yang sebelumnya patah lalu diperjuangkan kembali, lalu kini berserakan tanpa meninggalkan puing hanya debu yang berserakan debu yang terhirup dan menyesakkan, sembari arwah-arwah kenangan masih menghantui dan bergentayangan di pelupuk bayang...
JANGAN TANYA AKU DIMANA, AKU SENANTIASA ADA HANYA SAJA  SUDAH TAK  LAGI DI SUDUT DAMBA MATAMU OWH TIDAK-TIDAK MALAM INI AKU INGIN MENGAJAKMU BERKELANA KEDALAM ISI KEPALAKU YANG TAK KU PASTIKAN APAKAH IA BENAR-BENAR MASIH "BERISI" DIKSI ATAUKAH KESELURUHAN DARINYA ADALAH TENTANG LELAH FISIK YANG IA PENDAM  IA KELUARKAN HANYA DI SUDUT KAMAR POJOK KANAN DARI ARAH PINTU MASUK DUH LANGSUNG SAJA . . .  SUDIKAH PUAN ??? MENDENGAR SEDIKIT RINTIHAN ATAU MUNGKIN CEKIKIKAN YANG SEDIKIT BANYAK SANGAT BERHASIL AKU SEMBUNYIKAN ENTAH AKU HARUS BERTANYA APAKAH SECEPAT ITU HATIMU BERPALING ? BAHKAN TEMPE YANG KU GORENG SAJA PERLU RIBUAAN DETIK UNTUK BENAR-BENAR KU BALIKKAN (API KECIL, WKWK) ORANG TAU APA TENTANG APA YANG KAMU PERJUANGKAN  BELI  BAJU BARU DEMI NEMENIN SI DOI ? TERNYATA GA JADI KEMANA-MANA APA YANG KAMU RASAKAN KETIKA MEMBAYANGKAN ADA DI POSISI INI SUDAH-SUDAH TUGAS MU BUKAN UNTUK MENGEJA SETIAP EMOSI YANG AKU TULISKAN TUGASMU HANYA MENDENGARKAN DENGAN TELING...