aku menempatkan diriku untuk menjadi pendengar dimana saat itu akupun butuh didengar
aku menempatkan diriku untuk mengerti, saat kondisi ku pun membutuhkan pengertian
aku menempatkan segalanya diatas ego ku yang tanpa kusadari hal itu menciptakan bom waktu
bom yang suatu waktu memaksaku untuk menangis
bom yang suatu waktu memaksaku untuk ingin meninggalkan segalanya
dan mungkin itu adalah salah satu cikal bakal yang orang lain fikirkan ketika ingin menemui kehidupannya yang abadi
merasa sepi
merasa tak dihargai
merasa tak berguna
dan merasa tan diinginkan
inikah hidup yang hari ini orang-orang juluki "dewasa"
menjadi dewasa yang kita elu-elukan ketika belia dengan dalih bebas pergi kemanapun tempat yang ingin dituju, dengan segala wish list pencapaian yang ingin didapatkan
benar adanya kita bebas kemanpun, kita bebas memilih apapun dengan harga yang sepadan, bahkan bebas ingin menyelesaikan kehidupan yang fana tanpa terdikte lagi tanpa pengawasan dan tanpa pertimbangan
yang sering ku ucapkan adalah "aku mungkin tidak paham apa yang kamu rasakan, namun jika kamu berkenan untuk bercerita bisa kamu pastikan aku ada"
pernahkah seseorang mengatakan itu kepadaku
BELUM
yups aku masih berharap akan ada yang melakukannya suatu hari ini

Komentar
Posting Komentar