seseorang menguji akan arti kesetiaan dalam penyembahan
"akankah kau kembali untuk kali kedua setelah kecewa melanda ?"
lalu aku menjawab~
"hatiku yang kupinjam dari-Nya dan difungsikan sebagaimana kehendak-Nya dan pastinya akan pulang kepada Dia, hanya ada bilangan 1 untuk-Nya tidak ada kali kedua, aku hanya akan mencintainya 1 kali tidak untuk kali kedua, sebab antara 1 dan 2 ada jedanya"
lalu seorang lagi bertanya padaku
"apa yang lebih riuh dari debur ombak?"
ku jawab
"rinduku pada yang satu walau ku terhijab untuk bertemu"
"apa makna cukup bagimu ?" lanjutmya~
"riuh hatiku mengenang-Nya jauh melampau cukup hidupku"
pada bumi yang kuinjak, kutitipsalam sopan tempat ku berpulang
pada langit yang kutatap, kutitip doa yang senantiaasa ku panjat
"akankah kau kembali untuk kali kedua setelah kecewa melanda ?"
lalu aku menjawab~
"hatiku yang kupinjam dari-Nya dan difungsikan sebagaimana kehendak-Nya dan pastinya akan pulang kepada Dia, hanya ada bilangan 1 untuk-Nya tidak ada kali kedua, aku hanya akan mencintainya 1 kali tidak untuk kali kedua, sebab antara 1 dan 2 ada jedanya"
lalu seorang lagi bertanya padaku
"apa yang lebih riuh dari debur ombak?"
ku jawab
"rinduku pada yang satu walau ku terhijab untuk bertemu"
"apa makna cukup bagimu ?" lanjutmya~
"riuh hatiku mengenang-Nya jauh melampau cukup hidupku"
pada bumi yang kuinjak, kutitipsalam sopan tempat ku berpulang
pada langit yang kutatap, kutitip doa yang senantiaasa ku panjat

Komentar
Posting Komentar